Ramsey Senang Mengakhiri Awal Arsenal yang Buruk

RamseyRamsey Senang Mengakhiri Awal Arsenal yang Buruk – Sebelum gol dicetak oleh pemain yang berasal dari Arsenal itu memberikan kemenangan di menit-menit akhir atas Crystal Palace, The Gunners tidak pernah berhasil meraih kemenangan dalam laga pembukaan di akhir pekan Liga Premier Inggris sejak berhasil mengalahkan Everton dengan skor akhir 6-1 pada tahun 2009 kemarin.

Pemain lini tengah yang berseragam Arsenal yaitu Aaron Ramsey merasa senang karena dapat menghindari kekecewaan di laga pembukaan yang lain setelah di babak injury time mencetak gol melawan 10 orang pemain Crystal Palace.

The Gunners belum pernah berhasil meraih kemenangan dalam laga pembukaan akhir pekan di Liga Premier Inggris sejak kemenagan besar 6-1 atas Everton pada tahun 2009 kemarin dan mereka kalah pada tahun lalu saat bertanding melawan Aston Villa, meskipun mereka sempat tertinggal dari The Eagles, namun berhasil diselamatkan di menit-menit akhir pada hari Sabtu malam kemarin.

Laurent Koscielny menyamakan kedudukan 1-1 dari gol yang dicetak oleh Brede Hangeland dan, setelah Jason Puncheon mendapatkan kartu kuning ke dua di menit ke 89, Ramsey mencetak gol di saat-saat akhir – yang mana hal tersebut melegakan sang pemain asal Wales tersebut.

“Beberapa musim terakhir, kami mengalami kesulitan di laga pertama pada musim dan kami hampir melakukannya lagi (saat melawan Palace. Itu penting kami terus berusaha dan kami berhasil pulang dengan kemenangan.”

“Saya tidak memiliki yang terbaik dalam permainan akan tetapi saya terus berusaha, terus masuk ke daerah yang tepat dan pada akhirnya, di menit ke 93, itu masuk.”

Setelah mencetak gol kemenangan melawan Hull City di babak final Piala FA pada musim lalu dan laga le dua Arsenal melawan City di Community Shield, Ramsey menikmati satu rangkaian gol panas di depan gawang. Hal yang membuat pelatih Arsene Wenger memuji pemain yang berusia 23 tahun tersebut.

“Dia memiliki sesuatu dari hadiah yang langka – yang mana berada di tempat dimana kamu harus berada di dalam kotak.”

“Penghargaan kepada Palace; mereka bekerja dengan keras, secara fisik sangat kuat dan juga sangat terorganisir. Kami mendapatkan satu tugas yang sulit. Mereka memberi kami masalah yang besar dan bertahan dengan sangat bagus.”

“Kami akan terus berjalan – itu merupakan salah satu kekuatan kami dan itu terbayar. Perubahan kecepatan di bagian ke tiga (bisa jauh lebih baik). Yang biasanya salah satu kekuatan kami.”

“Apakah itu bergantung pada kualitas bertahan atau fakta bahwa kami belum berada di sana secara fisik? Mungkin sedikit dari keduanya.”

Ramsey setuju dengan penilaian dari sang manajer dan mencatat bahwa pengaruh pelatih Pulis di dalam penampilan klubnya Crystal Palace.

“Mereka sangat sulit untuk dipecah. Mereka kehilangan manajer mereka di awal pekan ini akan tetapi kamu tidak pernah akan tahu hal itu.Tony Pulis membuat mereka bermain dengan sangat baik dan mereka mengambil banyak poin menjelang akhir musim lalu.”